Se "yaudah sih" itu
Jujur aja, iap kali tanggal lahirku muncul di kalender, reaksi pertama yang ada bukan "Hore/asyik", tapi lebih ke arah... "Oooo, udah tanggal segini lagi?"
Aku adalah tipe orang yang kalau ulang tahun, ya udah sih. Biasa aja.
Sering kali, kalau nyebut bilang ulang tahun itu "biasa saja", orang mengira lagi sedih atau malah kurang bersyukur. Padahal kenyataannya tidak begitu.
Padahal tetap bersyukur masih diberi nafas dan kesehatan. Tapi entah kenapa, ekspektasi untuk merasa "spesial" di hari itu justru terasa melelahkan. Apa aku harus merasa bahagia secara maksimal hanya karena bumi sudah menyelesaikan satu putaran lagi mengelilingi matahari sejak ku lahir?
Bagiku bertambah umur itu proses alami yang terjadi setiap detik, bukan cuma pas jam 12 malam di tanggal tertentu.
nggak perlu kali pusing mikirin mau ngerayain di mana atau harus pakai baju apa supaya kelihatan "ulang tahun banget".
Kadang, kado terbaik adalah hari yang tenang tanpa gangguan atau sejuta pertanyaan "kapan nikah, kapan lulus terus kapan kerja" yang dibungkus dalam bentuk ucapan selamat.
Lagipula Dunia nggak berubah. Besokpun tetap harus bangun pagi, tetap harus kerja, dan semua biasa aja. Angka di KTP berubah, tapi aku tetaplah aku yang sama.
Jadi, kalau kadang ngeliat aku flat-flat aja pas ulang tahun, jangan dikasihani. justru lagi menikmati ketenangan. Nggak perlu balon, nggak perlu kue. Cukup jalani hari seperti biasanya, dan itu sudah lebih dari cukup buatku
Iyaa.... Mentok mentok punya resolusi yang terlaksana dan tiep hari jadi lebih baik, itu saja sudah cukup.
Life goes on, with or without a birthday party.

Komentar
Posting Komentar